Camat Kampa Vaksin rubella ini instruksi nasional, bukan instruksi camat Kampa
KOTA PERAMBAHAN,ULASFAKTA.COM – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 015 Dusun Koto Perambahan Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar tetap melaksanakan Imunisasi VAKSIN MR, sedangkan Majelis Ulama Indonesia melalui MUI Kabupaten Kampar sudah mengeluarkan Surat Penundaan begitupun juga dengan Kemenag Kabupaten Kampar.
Kepala Sekola Menyampaikan “Sudah ada izin dari Dinas, Kami tidak tau menau soal Vaksin ini, VAKSIN MR ini atas dasar dari Puskesmas dan Camat Ka3mpa, Penanggung jawabnya ya Puskesmas”, Tutur Kepsek.Jumat (2/8/18) di sela pelaksanaan Vaksin MR yang trus berlanjut dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Kampa.
Awak media sempat di hadang mewawancarai Kepala sekolah oleh salah satu guru di sekolah tersebut pada saat Imunisasi Vaksin MR Berlansung.
Sedangkan Kepala Sekolah baru mengetahui Surat Himbauan tersebut ketika Awak Media/Wartawan memperlihatkan Surat Himbauan Penundaan MUI dan Kemenag Kampar.
Semenatara Camat Kampa Kholis mengatakan melalui pesan singkat Whatsapp nya,vaksin rubella merupakan program nasional,, dan telah dilaksanakan launchingnya di kabupaten pada hari rabu kemarin.
,”Jadi Vaksin rubella ini instruksi nasional, bukan instruksi camat Kampa kalau kepala sekolah itu bilang instruksi dari camat Kampa itu tidak benar,,Jelas Kholis Camat Kampa.
Ia Juga mengataka mengenai ada yg keberatan,kami telah berkoordinasi dengan kapus kampa,untuk yang keberatan silahakan ditinggalkan dan tidak di vaksin,,Ujar kadis.
Hal Senada juga di sampaikan Kepala Pukesmas Kampa Fitri Yenii,
Vaksin rubella ini instruksi nasional, bukan instruksi camat Kapus dan pelaksaan vaksin ini bukan di kecamatan Kampa saja,tapi sudah nasional pelaksanaanya.
Vaksini rubella ini tidak ada event sampainya kepada anak-anak yang divaksin dan Pun kami sudah melaksanakan Rapat di desa sawah baru berapa hari lalu.
Dalam kesepatakan itu ada juga kepala sekolah yang menolak untuk dilaksanakan vaksin di SD dan ada juga yang mau dari itulah dilaksanakan vaksin tersebut.
Dan bagi orang tua murid yang ada menolak dilaksanakan vaksin kepada anaknya,anak itu tidak kami vaksin.”Cetus Kapus”,
.(has)