Ini Yang Dilakukan TP-PKK Kampar Sambut Hari Ibu

BANGKINANG KOTA, ULASFAKTA.com – Dalam rangka kegiatan peringatan hari Ibu ke-89, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Koordinator Pokja II Hj Juli Mastuti Yusri beserta rombongan Anjangsana ke Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Bangkinang. Rabu (20/12/2017).

Juli Mastuti dalam sambutannya mengatakan Setiap manusia tentu tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan, hanya Allah Swt semata yang memiliki kesempurnaan, ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurna, semua pasti pernah berbuat kesalahan.

“kebetulan ibu-ibu dan adik-adik yang berada di lapas saat ini sedang menerima pembelajaran untuk memperbaiki diri dari kesalahan atau kekhilafan yang pernah dibuat”ucap koordinator Pokja II Hj Juli Mastuti Yusri

Untuk itu janganlah kita menjadikan kesalahan yang telah yang telah kita lakukan menjadi awal dari kehancuran, namun jadikanlah itu semua sebagai pembelajaran yang sangat berharga.

“Mari kita isi waktu kita selama di dalam lapas ini untuk mengabdikan diri serta meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah Sw, meningkatkan akhlak dan budi pekerti yang baik dalam upaya melakukan perubahan.“ ucap Ketua Pokja II ini

Kita semua menyadari bahwa kaum perempuan yang berada di Lapas ini tentunya dapat juga berpotensi apabila ditingkatkan kualitasnya dan diberikan peluang dan kesempatan yang sama dengan perempuan yang berada di luar Lapas untuk berperan dalam pembangunan.

“Saya bangga dengan semangat ibu-ibu dan adik-adik semua karena punya semangat yang tinggi untuk bangkit melalui berbagai aktivitas yang dilakukan dalam rangka menggali potensi diri untuk bekal kedepan.”ujarnya

Sudah seharusnya kita merasa bangga karena saat ini sudah banyak kita lihat kaum perempuan yang berkiprah dalam segala bisa bidang. Keberhasilan dan kemajuan kaum perempuan saat ini adalah berkat upaya pahlawan perempuan melalui gerakan perempuan pada masa kolonial Belanda pada tahun 1928 yang melaksanakan kongres untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan terutama dalam bidang pendidikan dan pernikahan karena banyak kaum perempuan pada saat itu dipaksa menikah diusia dini dan dibatasi pendidikan.

Perjuangan perempuan itulah sampai saat ini selalu diperingati sebagai hari kebangkitan kaum perempuan atau hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

“maka kita sebagai kaum perempuan yang saat ini telah menikmati hasil perjuangan pendahulu-pendahulu kita, kiranya dapat mengisi Pembangunan ini dengan memberikan kontribusi sesuai Kemampuan kita masing-masing”.Himbaunya

“Pesan saya Kepada ibu-ibu dan adik-adik semua marilah kita tinggalkan semua masa lalu yang kelam, manfaatkan sisa waktu selama berada di lapas ini untuk merenung, mengintropeksi diri, meningkatkan keimanan dan Ketaqwaan serta mengisi hari-hari dengan kegiatan yang positif melalui keterampilan yang dimiliki.”ajak ibu yang murah senyum ini.

Ia juga mengharapkan agar bersama-sama membuka lembaran baru untuk merajut masa depan yang penuh kebahagian bersama keluarga yang kita cintai.

Usai memberikan arahan Hj Juli Mastuti Yusri yang juga ibu Sekda Kabupaten Kampar ini menyerahkan bingkisan kepada para perempuan warga binaan Lapas kelas IIB Bangkinang serta melihat berbagai kerajinan tas rajukan hasil dari perempuan warga binaan.

Sebelumnya Kepala Lapas kelas IIB Bangkinang Herry Suhasmin, Amd. IP, SH, MH yang baru bertugas 2 bulan sebagai Kepala Lapas mengatakan jumlah warga binaan saat 1056 narapidana sedangkan kapasitas yang ada 655 orang, jadi kita sekarang sudah over kapasitas, untuk itu penambahan bangunan mungkin akan dilaksanakan tahun 2018 ini.

Herry juga melaporkan berbagai kegiatan para perempuan warga binaan diantaranya kerajinan merajut membuat tas, peci dan lain-lain.

“Selain itu juga kita melakukan berbagai pengajian, belajar Membaca al-quran, senam, dan melaksanakan kegiatan pramuka dengan membuat gudeg yang pesertanya merupakan warga binaan.

(Man/rls)