IKADAFA Taja Workshop Penulisan Fiksi

Kampar,Ulasfakta.com- Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darul Fatah (IKADAFA) taja workshop penulisan fiksi untuk pelajar dan mahasiswa, workshop ini diadakan langsung di aula Pondok Pesantren Darul Fatah desa Sendayan kecamatan Kampar Utara.

Acara yg berlansung pada hari minggu 11 Februari 2018 ini mendapat antusias yang luar biasa dari pelajar dan mahasiswa, Irfan Islami selaku ketua pelaksana mengatakan “ada 130 peserta yg mengikuti workshop ini mereka berasal dari beberapa sekolah dan universitas yg ada di Kampar dan Pekanbaru” ungkapnya.

Acara Workshop penulisan fiksi ini pemateri yang memberikan pelatihan adalah salah seorang pelatih nasional Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bambang Irawan, S.Pd. Pemateri dengan pengalaman dan karya di dalam dunia satra terutama tentang penulisan fiksi yang sudah terbukti dengan lahirnya beberapa karya pemateri diantaranya novel badai yang terhempas, kumpulan puisi romansa bersamamu, kumpulan cerpen kampung kemenangan, kumpulan puisi lautan kasih bunda mampu memberi pemahaman kepada para peserta serta mengajarkan untuk giat menulis.

Dalam sesi pertama Bambang Irawan memotivasi peserta untuk tidak takut menulis dan jangan ragu untuk menghasilkan sebuah karya, diselingi juga pada sesi pertama ini pembacaan puisi dari Dedi Rizaldi dan Rika Ropita yang merupakan mahasiswa dan alumni pendidikan bahasa dan sastra indonesia sekaligus alumni Pondok Pesantren Darul Fatah.

Dalam sesi pertama ini pemateri fokus dalam menyampaikan teknis dalam pembuatan puisi. Dilanjutkan pada sesi kedua Bambang Irawan selaku pemateri melanjutkan penyampaian materi tentang metode penulisan cerpen. “Dayu Mardhotillah Mahasiswa Hukum Keluarga UIN Suska Riau mengatakan.
“Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini acara yang sangat luar biasa, semoga dengan adanya acara ini, insya Allah dapat menghidupkan kembali jiwa-jiwa sastra di bumi melayu terutama Kampar.” Ungkapnya.

Peri Aldi selaku Ketua Umum IKADAFA menjelaskan “Acara ini kami selenggarakan atas dasar kesadaran kami bahwa di Kampar ini banyak bibit-bibit unggul yang dapat dikembangkan dalam dunia literasi seperti halnya menulis fiksi ini, namun bingung karna tidak adanya wadah dalam mengembangkan bakat-bakat tersebut, maka kami IKADAFA ingin menjadi wadah dalam mengembangkan karya tersebut.

Workshop yang telah diselenggarakan ini bukan hanya sekedar pelatihan kedepannya karya peserta akan diterbitkan menjadi buku, akan ada 6 buku yang sudah memiliki ISBN akan terbit 2 buku antologi cerpen dari IKADAFA dan peserta workshop dan juga 4 buku antologi puisi karya peserta dengan tema keagungan tuhan, pendidikan, orang tua, dan lingkungan” tutupnya.