PANGKALAN KERINCI, ULASFAKTA.com-Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar siap mengembangkan Batik Kampar dengan melakukan pembinaan dan penyatuan visi untuk pengembangan batik Kampar kedepan, hal ini diungkapkan ketua Dekranasda Kampar, Hj. Nur’aini Azis, Selasa (27/2).
Untuk mempersiapkan SDM dan pengembangannya, lanjutnya, Dekranasda berkesempatan untuk mengenal dan belajar seni membantik di Rumah Batik Andalan (RBA), Senin, (26/2) lalu.
“RBA merupakan binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang berhasil mengembangkan motif batik khas Pelalawan dan mendapatkan hak paten, salah satunya motif batik bono,” ungkap Istri Bupati Kampar ini.
Dalam keterangannya Nur’aini Azis mengaku sangat bangga mendapat ilmu dari pembatik Pelalawan, ia juga optimis Kampar bisa mengembangkan Batik layaknya Batik Bono Pelalawan.
“Banyak hal yang dapat kita lakukan terutama produksi batik, tinggal bagaimnan kita mengolah bahan yang melimpah maupun tenaga kerja, dan ini kita jadikan sebagi motivasi untuk Kampar yang lebih maju,” kata Nuraini didampingi oleh Ketua Harian Dekranasda Kampar Heri Afrizon.
Ketua Dekranasda Kampar juga mengungkapkan keinginannya untuk belajar dan melihat bagaimana CD RAPP mengelola dan mengembangkan batik Pelalawan dan ingin mengembangkan batik di wilayah Kampar.
“Saya juga salut kepada CD RAPP karena telah mengajak ibu-ibu di sekitar operasional untuk menjadi pembatik sehingga meningkatkan perekonomian mereka,” ucap Nur’aini.
Ari Ufc.