Azis Zaenal menemui masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir yang telah enam hari bertahan di pinggir Jalan Lintas Petapahan

TAPUNG HILIR,ULASFAKTA.COM- Bupati Kampar, Azis Zaenal menemui masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir yang telah enam hari bertahan di pinggir Jalan Lintas Petapahan-Simpang Gelombang, Senin (3/9/2018). Bupati langsung berbaur dengan masyarakat di bawah tenda darurat beralaskan tikar.

Suasana haru meliputi tempat itu, Senin sore. Tangis mak-mak pecah saat Azis tiba. Sampai Azis meninggalkan tempat itu, mak-mak masih menangis dan memeluk sang Bupati. Mereka mendoakan kesehatan Azis.

Dialog dengan masyarakat dibuka oleh Camat Tapung Hilir, Yuricho Efril yang mendampingi Bupati. Kepala Disbunakkeswan, Bustan, Kepala DLH, Cokroaminoto dan Kepala Satpol PP, Hambali juga ikut. Berikut Wakil Kapolres, Kompol. Basa Emden Banjarnahor dan Kepala Seksi Penyelesaian Sengketa BPN Kampar, M. Arief Sulaiman.

Di bawah terik matahari yang menyengat, Azis mengaku jatuh sakit sehingga penyelesaian konflik terbengkalai. Sebelum dia sakit, dirinya sudah sempat mengadakan beberapa kali pertemuan. Baik dengan masyarakat maupun PT. Sekarbumi Alamlestari (SA).

“Kalau saya nggak sakit, mungkin masalah ini sudah selesai,” kata Azis. Ia menyesalkan sikap perusahaan. Di awal-awal konflik ditanganinya, perusahaan sudah menyatakan bersedia musyawarah dengan masyarakat. Namun belakangan mangkir diundang rapat beberapa kali.

“Sebenarnya gampang menyelesaikan masalah ini. Kalaulah PT SBAL (SA) koperatif, selesai,” tandas Azis. Ia meminta waktu kepada masyarakat. Ia berharap sengketa dapat diselesaikan dalam September ini.

Azis meminta masyarakat pulang. Menurut dia, aksi bertahan di lapangan lebih baik dihentikan sampai adanya penyelesaian. “Biarkan kami bekerja. Percayakan kepada kami,” ujarnya. 

‎Masyarakat dengan gembira menuruti permintaan Azis. Mereka pun pulang dengan tertib.

(Has)
Red : FJ